Minggu, 24 Juli 2016

Intrik

Karna jika kita mengungkapkan perasaan secara gamblang, akan terlihat aneh dan terdengar agak klise.  Maka yang kita butuhkan adalah intrik, sedikit intrik yang bisa dengan mudah di pahami tanpa terlalu bertindak agresif. 
Misalnya...

Kadang kita salah mengartikan

Aku kira kerja itu menyenangkan,  apalagi momen saat gajian,  tapi saat kita tiba di titik jenuh kita akan merasa bosan dengan rutinitas yang ada,  merutuki semua kegiatan yang terus berulang sama setiap hari,  memuakkan dan terus mengeluh,  kita merasa terkungkung dalam lingkungan kerja yang stagnan dan flat.

Saat itulah kita harus merenung sejenak dan bersyukur,  ada banyak yang menginginkan pekerjaan kita bukan karena ingin atau hasrat semata,  tapi lebih untuk bertahan hidup. 

Saatnya mengetuk hati kita sendiri. Dan mencoba mencari kegiatan di luar pekerjaan rutinitas kita,  atau mulai menggeluti hobi kita yang sempat tertunda karna rutinitas pekerjaan yang menyita hampir separuh hari kita.

Dan ingatlah selalu ada rekan yang tanpa kita sadari menjadi tempat bersandar yang siap sedia mendukung kita apapun kondisinya.

jadi dewasa lebih awal

Adebu yang ditinggal mandi langsung tidur sendiri karena ngga enak badan Bayi ibu yang dulu sepanjang tangan sekarang udah seten...