Minggu, 17 Juni 2018

Are u really alone? Really?

Me?

I think so (sometimes)

Well...
First, happy birthday to my self
Thanks to Allah
My mom
My dad
My brother and sister

Actually, i get birthday party 2 days ago. Why? Cz my sister so busy with new their family.

Today, the day very special for me, no one remember until in the morning when sunrise coming my boyfriend say teks me on WhatsApp and try to call me but my phone die. Then my dad remember and say happy birthday to me, my mom and my brother too. Also Twitter, Mobrog and kaskus.

Friends? Nothing. No One.

Then i get idea to listen this 🎶🎶🎶🎶
"Lonely.... I'm Mr lonely... I have nobody... To call my own..."

Feel deep then i know, it Was really my feeling now.

My wish in 25 th, i hope when i die, there are many people know, and pray for me. I need that compared to birthday greetings right now.

Nothing special in my silver anniversary. Very sad. Really sad. Hope next year Will be better for me. The world more kind for me.

But i really thank to Allah, i have Allah to survive.  Keep me thinking straight. And now I just have to try to find Allah before I die. other things are not important.

Ganbatte !!!
🏋🏋🏋🏋💪💪💪

Selasa, 12 Juni 2018

Mencintai Jiwa

Pernah LDR ?

Ketika LDR, coba baca bukunya rahvayana karya Sudjiwo Tedjo, kenapa?

Karena ada kisah Rahwana yang mencinta Sinta bahkan ketika Sinta tidak bernama Sinta, reinkarnasi nya pun Rahwana tetap mencinta.

Bagi saya LDR pun demikian, meski banyaknya cara berkomunikasi yang digaungkan teknologi jaman sekarang, bagi saya kerinduan tak akan mampu dientaskan hanya dengan teknologi yang canggih. Kerinduan berakhir ketika mata saling memandang raga satu sama lain. Disitulah akhir kata rindu.

LDR bagi saya mencintai jiwa yang entah bagaimana selalu ada disisi, dengan caranya sendiri. LDR adalah bukti adanya ikatan tak kasat mata. Tak perlu lah pertemuan 24 jam nonstop jika jiwa-jiwa telah di ikat satu sama lain. Karena keberadaan jiwa terasa lebih dalam manakala kita kembali mengenang ingatan2 lampau, atau merajut angan2 yang akan datang.

Bersyukur kunci utama. Betapa kita bersyukur memiliki kecintaan itu, rasa yang Tuhan anugrah kan kepada setiap insan yang mengerti. Rasa yang sanggup mengenyangkan lapar dahaga akan dunia yang fana. Rasa yang dapat memacu adrenalin laiknya bermain rollercoaster.

LDR itu sebegitu indahnya. Namun perlu diingat, keindahan memiliki wajah lainnya, teman sejawatnya, apa itu? Bagi saya penyiksaan dan kehampaan. Saat mengagungkan kecintaan kadang tetiba terbersit rasa penyiksaan karena tak mampu bertemu raga, kehampaan karena ia tiada dua.

Sungguh kadang menyiksa meski membuat bahagia. Begitulah mencinta, seperti harus menelan madu dan racun sekaligus, pahit dan manis terasa bersamaan.

Begitulah mencintai jiwa. Perlu pengorbanan ekstra karena kenikmatan ekstra pula. Maka seperti Rahwana yang aku tau selalu mencinta Sinta. Aku ingin pula mencinta demikian, cinta yang terus bertumbuh bukan antar raga -raga yang tak kekal itu- namun antar jiwa. Mencintai jiwa yang mengenyahkan konsep ruang dan waktu.

jadi dewasa lebih awal

Adebu yang ditinggal mandi langsung tidur sendiri karena ngga enak badan Bayi ibu yang dulu sepanjang tangan sekarang udah seten...