Kamis, 24 Januari 2019

Kehampaan

senja
kau tak hadir tapi rindu masih mengganggu
aku letih pada pekat
ia menggoda dan menginjak rasa

senja
purnama tak jua datang
aku menanti indahnya membalut luka
menghapus resah

senja
cinta selalu punya dua mata
mencintai dan menyakiti
aku terlalu bodoh untuk terlena
dan lebih bodoh lagi untuk tak bisa berhenti mencinta

senja
aku rindu keemasanmu
aku rindu termenung denganmu
aku rindu berbincang

senja
aku ingin menghilang
atau setidaknya ikut terbang bersama angin
beranjak dari tempat yang tak bertepian

senja
aku memandang hujan yang tak usai
ia silih berganti datang dan kembali
tak berkesudahan
sedang burung masih bahagianya menari
aku cemburu
aku masih diam terpaku

senja
kunjungi aku sesekali
jangan terlalu kejam
terlalu banyak hal yang terpendam
siap untuk aku muntahkan hanya kepadamu


menanti senja
24/01/2019
18:18

jadi dewasa lebih awal

Adebu yang ditinggal mandi langsung tidur sendiri karena ngga enak badan Bayi ibu yang dulu sepanjang tangan sekarang udah seten...