Seorang atasan di kantor kakinya berwarna biru, 2 jari tepatnya, ibu jari dan tetangganya. Akibat nikotin katanya, dia perokok aktif sebelum sakit, bahkan ia pernah mengalami struk dan cuti panjang sebelumnya.
Sesaat yang lalu ia terlihat memegangi kakinya yang masih di balut perban. Ia terlihat meringis. Ia tak lagi sering berjalan jika tidak benar-benar dibutuhkan.
Ia berkata meski kelihatannya kecil dan sepele tapi itu benar-benar terasa sakit. Ia berkata sambil terlihat menahan sakit dan memijit kakinya.
Tentang rasa sakit
Entah apa yang benar-benar terasa sakit
Apa benar ada sakit yang sedikit
Apa rasa sakit terdapat tingkatan tersendiri?
Tapi bagaimanapun ia tetap rasa sakit
Bahkan beberapa rasa sakit mampu membuat trauma
Jangan pernah menyepelekan rasa sakit seseorang
Karena rasa sakit yang terlihat dan yang terasa akan memiliki dampak berbeda
Rasa sakit yang terasa sungguh akan menyiksa dan membuat sesak hingga tumpah ruah nya air mata
Rasa sakit yang terlihat hanya menimbulkan simpati, bahkan boleh jadi membuat semoga rasa sakit yang sama tidak menimpa diri kita
Rasa sakit juga mungkin berharga untuk mengingat ketika hidup sedang berjalan sempurna dan bersyukur kemudian.
Mari tidak saling menyakiti dan menyalahkan rasa sakit. Mungkin sesuatu akan menjadi pelajaran tersendiri setelah semuanya berlalu.
Mendefinisikan rasa sakit hanya akan mengulang kata yang ada, atau mungkin definisi rasa sakit terlalu banyak bergantung pada persepektif tiap orang.
Semoga rasa sakit tidak menjadi penghambat untuk mencerna makna di baliknya.
Semoga rasa sakit tidak terlalu bertahan lama pada setiap insan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar