Menjadi dewasa terkadang benar-benar menyebalkan
mengerikan
penuh intrik
dengan mudah berbohong
dengan mudah membenci
dengan mudah penuh topeng
dengan mudah merasa paling benar
dengan mudah berkilah
menghidar
Hal yang paling mengerikan kemudian, ketika kita menyadari kita adalah bagian darinya
dari semua kepalsuan dan kebenaran yang ada
dari hitam putih
dari abu-abu yang ada
Ketika prasangka merajarela
ketika senyum hanya basa-basi
ketika kebaikan disalahgunakan untuk sebuah tujuan
rasanya sangat sulit membandingkan ketulusan dan makna keinginan
Mungkin istilah dunia memang kejam ditemukan setelah penemu merasakan hal yang sama
hal yang membuat dunia penuh kebaikan dan ketidakbaikan menjadi satu
ketika kebaikan dilakukan dengan cara yang tidak baik
ketika ketidakbaikan dilakukan dengan cara yang bertujuan kahir baik
Bukankah Tuhan bisa membedakannya?
Manusia sepertinya ke geer-an
atau dengan penuh kesadaran mengabaikan?
mengerikan
penuh intrik
dengan mudah berbohong
dengan mudah membenci
dengan mudah penuh topeng
dengan mudah merasa paling benar
dengan mudah berkilah
menghidar
Hal yang paling mengerikan kemudian, ketika kita menyadari kita adalah bagian darinya
dari semua kepalsuan dan kebenaran yang ada
dari hitam putih
dari abu-abu yang ada
Ketika prasangka merajarela
ketika senyum hanya basa-basi
ketika kebaikan disalahgunakan untuk sebuah tujuan
rasanya sangat sulit membandingkan ketulusan dan makna keinginan
Mungkin istilah dunia memang kejam ditemukan setelah penemu merasakan hal yang sama
hal yang membuat dunia penuh kebaikan dan ketidakbaikan menjadi satu
ketika kebaikan dilakukan dengan cara yang tidak baik
ketika ketidakbaikan dilakukan dengan cara yang bertujuan kahir baik
Bukankah Tuhan bisa membedakannya?
Manusia sepertinya ke geer-an
atau dengan penuh kesadaran mengabaikan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar