18 April 2012
baru- baru ini saya kehilangan hape, temen saya bilang
"emang hape apa? mereknya apa?"
seketika saya tertegun,betapa manusia refleksitas nya tertegun pada materi semata (eits... anda jangan ikut-ikutan bertanya yah ..), hapenya memang bukan blackberry ato android, tapi dari sudut pandang saya, hape itu amat sangat bersejarah dan selalu menemani kapanpun dimanapun saya berada, intinya si sesuatu itu bukan hanya berharga dari segi matrealistik, tapi segi historik justru yang tak akan bisa terganti, bener ndak?hheheawalnya saya masih gak konek, kalo kata orang mungkin saya kena hipnotis, lebih jauh lagi saya mengingat, kenapa ya praktek-praktek seperti ini masih marak terjadi? apa yang melandasi seseorang melakukan hal seperti itu? tentunya karena perekonomian yang minim dan tak juga membaik bukan?
dewasa ini kita masih terus terjerat oleh sistem perekonomian kapitalis, dimana pemilik modal adalah raja-nya, mereka adalah bangsawan yang mampu memancung para protelar agar bekerja terus menerus dibawah kehendak mereka. pemahaman yang dapat, seseorang yang bekerja atau menghasilkan produk, dia pastinya memiliki nilai value yang tinggi dibandingkan pemilik modal yang hanya ongkang-ongkang kaki, seharusnya hasssil yang mereka peroleh lebih banyak dari para pemilik modal, tapi pada kenyataannya?#bersambung ahH...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar