entah harus mulai dari mana sebuah perubahan,trnyata mnusia tak bisa melulu menjadi anak kecil atau bersifat demikian...pendewasaan umur juga harus nya menjadikan pendewasaan pola pikir atau karakter seseorang,namun belakangan seseorang yang tak terlatih mnjadi org prihatin akan menemui kesulitan dalam mencapai kedewasaan,pola hidup yang serba berada misal.a membuat seorang anak tak dapat gambaran bgmana ia mndapat ketidakcukupan,karnanya tak heran banyak anak yang memski sudah dewasa tetap mengandalkan orang tuanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,bagi saya orang tua seharusnya dapat berperan aktif dalam penumbuhan karakter anaknya,karna bagi si anak itu nantinya di jadikan pondasi hidup ke depan.keminderan atau rasa tak percaya diribelakangan saya baru memahami konsep tersebut,bahwa nyatanya orang yang tak percaya diri itu adalah orang yang amat sangat sombong,mengapa?
karna dalam hidupnya ketika ia memiliki kekurangan ia merasa rendah,namun ketika ia memiliki kelebihan ia berbangga diri,berarti mnusia demikian selalu menginginkan orang lain tak lebih pintar darinya,penyakit hati yang tak ter elak an bagi manusia
dalam diri seorang manusia ada banyak kesempurnaan namun seringkali tercacati oleh manusia sendiri,manusia sering kali bebal dalam bersyukur,misalnya ketika ia mengira bahwa dirinya adalah orng miskin yang tak pernah mendapat belas kasihan dari tuhannya,ia berdalih tak memiliki apapun yg berarti dalam hidupnya,saya coba memikirkan kenikmatan dari Allah yang tak pernah saya minta,seperti anggota badan saya,coba bayangkan bila satu persatu anggota tubuh kita kita jual.....coba kita menjual mata kita,jutaan dapat kita kantongi,coba kita menjual jantung kita,darah kita yang mengalir tiada henti,ginjal kita,dan apapun nikmat dari-Nya yang ada pada kita,coba jual!bukankah itu dapat menjadikan kita kaya?bukankah yang di inginkan setiap orang?menjadi kaya.....
namun setelah itu?dapatkah kita hidup?tanpa semua itu bisakah kita berbahagia,mungkin itu sebabnya Allah bilang"bagi umat yang berfikir"karna nyatanya sedikit orang yang berfikir.....
hidup itu sebuah pilihan,
dan pasti hukumnya pilihan itu,tak mungkin kita hindari,yang terjadi dalam hidup kita,semua,baik buruknya itu pilihan yang kita buat,lalu mengapa tuhan yang di persalahkan?oiia....manusia memang sering beralasan apabila berbuat salah,selalu mencoba mencari celah,dan pabila tak ada?ia membuat celah itu sendiri....
cerita dari seorang teman saya,sebuah penggalan percakapan
"kmu dah pernah pacaran blum?"
"blum pernah"
"masa sih?" sambil mengerutkan keningnya....inilah yang dirasa saya agak menyimpang,dulu org pacaran itu msih tabu,sekang?biasa.sekarang sesuatu yang tadinya tidak diperbolehkan malah menjadi aneh jika tidak dilakukan,sesuatu yang mayoritas seolah mengguncang minoritas agar mengikuti mereka,entahlah,saya berada di dunia apa sekarang ini,semua hukum yang diajarkan para guru saya bertentangan dengan keadaan dunia saat ini,jiwa saya ikut tergoncang,baik dan buruk menjadi abu-abu....samar sekali....satu kata saja,entah..........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar